Admin |
26 December 2025 20:13
Siapkan Pemimpin yang Visioner dan Inovatif, BEM UPGRIS Gelar Seminar Leadership dengan Tokoh Inspiratif
Semarang, 14 Oktober 2025 — Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas PGRI Semarang gelar Seminar Leadership untuk wujudkan pemimpin yang visioner dan inovatif.
Seminar Leadership yang diselenggrakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas PGRI Semarang bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran dan kemampuan kepemimpinan mahasiswa agar siap menjadi agen perubahan di tengah tantangan global yang terus berkembang. Di tengah dunia yang semakin maju dan penuh dinamika, lahirnya pemimpin dengan visi yang kuat, empati yang tulus, serta inovasi yang berkelanjutan menjadi sebuah kebutuhan. Menyadari pentingnya hal tersebut, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas PGRI Semarang (BEM UPGRIS) menyelenggarakan Seminar Leadership bertema “Transformational Leadership: Inspiring Change and Driving Innovation”.
Kegiatan yang diselenggarakan di Gedung Pusat Lantai 7 Universitas PGRI Semarang ini dihadiri oleh Rektor Universitas PGRI Semarang untuk membuka acara sekaligus memberikan materi pertama dalam acara tersebut. Dalam menyampaikan materi, Dr. Sri Suciati, M.Hum. membicarakan dua materi penting mengenai visi kepemimpinan untuk menghadapi era perubahan dan empati sebagai fondasi kepemimpinan. Beliau menegaskan bahwa seorang pemimpin transformasional harus memiliki visi jauh ke depan untuk menjawab tantangan zaman, sekaligus
menumbuhkan empati agar mampu memahami dan memberdayakan orang-orang di sekitarnya. “Kepemimpinan sejati tidak lahir dari kekuasaan, tetapi dari pengaruh positif yang mampu menggerakkan orang lain menuju perubahan,” ungkap beliau. Selain itu, beliau juga menyoroti pentingnya empati sebagai bagian tak terpisahakan dari kepemimpinan modern. Di tengah dunia yang serba kompetitif dan cepat, kemampuan memahami orang lain menjadi modal penting bagi pemimpin agar tidak kehilangan sisi kemanuaisaan dalam setiap tindakannya.
Selain Rektor Universitas PGRI Semarang, narasumber yang tak kalah inspiratif juga dihadirkan dalam acara tersebut. Beliau adalah Bapak Imam Subachan, S.E., Ak. Yang merupakan seorang lifetime entrepeneur. Dalam penyampaiannya, beliau menuturkan mengenai inovasi sebagai kunci kesuksesan serta integritas dan keteladanan pemimpin transformasional. Beliau menuturkan bahwa inovasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan untuk terus berkembang dan menyesuaikan diri dengan perubahan zaman. Selain inovasi, ia menegaskan pentingnya integritas dan keteladanan. Menurutnya, dua nilai tersebut menjadi pilar moral yang memastikan arah kepemimpinan tidak melenceng dari tujuan mulia. Tanpa integritas, kepemimpinan hanya menjadi formalitas tanpa substansi.
Acara yang berlangsung dari pagi hingga siang hari ini semakin menarik saat pemateri terakhir naik ke atas panggung. Bukan tanpa alasan, pemateri terakhir yang dihadirkan merupakan seorang anak muda yang namanya sempat menjadi sorotan saat ia ikut serta dalam acara clash of champion by ruang guru di musim pertama. Ia juga merupakan lulusan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang sekarang juga berperan sebagai content creator. Bagas Satrio Wicaksono, S.T. dalam pemaparannya menyampaikan poin materi tentang strategi transformasi dan pendorong inovasi dengan membagikan perjalanannya sebagai bagian dari generasi muda yang tumbuh ditengah transformasi teknologi. Dalam sesinya, ia menekankan pentingnya kemampuan kemampuan berpikir adaptif dan berani mengambil resiko dalam menciptakan solusi bagi permasalahan di era modern. Bagas juga mengajak peserta untuk tidak takut memulai langkah kecil. Menurutnya, transformasi besar selalu berawal dari keberanian individu untuk memulai sesuatu yang baru, meskipun tampak sederhana.
Kegiatan Seminar Leadership ini menjadi salah satu langkah nyata BEM UPGRIS dalam mengimplementasikan pendidikan karakter dan kepemimpinan di lingkungan perguruan tinggi. Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan wawasan kepemimpinan yang selaras dengan nilai-nilai luhur pendidikan, serta siap berkontribusi dalam menjawab tantangan zaman dengan sikap inovatif, berintegritas, dan berempati. Acara ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif dan foto bersama seluruh peserta serta narasumber. Momen tersebut menjadi penutup yang hangat sekaligus reflektif atas semangat kepemimpinan yang telah dibangun sepanjang kegiatan.